Tips Menentukan Jas Hujan Yang Paling Aman Disaat Trend Hujan

By | January 28, 2022

SEMARANG,- Cuaca di bulan Januari hingga Februari terutama jelang Hari Raya Imlek, umumnya diwarnai menggunakan hujan. Hujan memang merupakan suatu tantangan alam yang kerap dialami sang para bikers pada mengarungi aspal jalanan ke arah tujuan eksklusif.

Berkendara pada hujan tidak dianjurkan dalam ilmu safety riding lantaran resiko kecelakaan kemudian lintas semakin tinggi saat hujan. Kondisi jalanan yang licin menciptakan ban gampang tergelincir, lantaran ban bergerak diatas lapisan air bukan langsung hubungan aspal.

Apalagi jika hujan semakin deras, semakin pendek jua jeda pandang pemgendara motor, sehingga sulit buat mengusut kondisi jalan atau keadaan  lalu lintas.

Meskipun tidak dianjurkan pada ilmu paling aman riding, bikers menggunakan taraf gerak tinggi mau nir mau harus tetap mengendarai kendaraan saat hujan. Acap kali, bikers tidak bisa menghindari hujan dan menggunakan jas hujan ketika berkendara buat melindungi badan dari air & basah.

Berikut merupakan contoh jas hujan yg tersebar pada pasaran:Ponco (model mantel yg memanjang ke bawah): mantol ponco umumnya berwarna hijau lantaran digunakan buat kepentingan militer sebagai kamuflase ketika berada pada luar ruangan atau pada hutanModel mantel memanjang ke bawah dan bersabuk: model mantel ini berupa jubah menggunakan lengan panjang, terusan ke bawah dan dilengkapi sabuk agar rapi. Biasanya dipakai oleh petugas kepolisian atau pemadam kebakaran dalam menjalankan tugas.Model training (terpisah atasan dan celana): Model ini paling cocok digunakan aktivitas yg memerlukan mobilitas tubuh yang lebih aktif dan melindungi badan menurut air hujan dari segala sisiModel pelatihan (terpisah atas & rok/gamis): sama dengan model training, namun tidak sinkron di bagian bawahan berupa rok. Biasanya dipakai oleh wanita yang sedang menggunakan rok supaya lebih mudah waktu memakainya.

Saat hujan, badan akan cenderung cepat lelah karena suhu udara turun dan jumlah kandungan air meningkat sehingga menyebabkan tubuh bekerja lebih buat mempertahankan syarat badan menurut dingin & basah. Ditambah lagi, kondisi pengendara yg cenderung emosional lantaran tergesa-gesa dapat menyebabkan konsentrasi mudah buyar.

Safety Riding Supervisor Astra Motor Jateng memiliki tips yang sanggup digunakan saat menentukan jas hujan.

Menurut Oka terdapat hal-hal yang perlu diketahui waktu menentukan jas hujan untuk mengendarai kendaraan diantaran adalah.Pilih warna yang cerah dan strip yang mampu memantulkan cahaya, membuat anda cepat & mudah dikenali dalam kondisi cuaca hujan dimana kondisi lebih gelap & pandangan terganggu sang tirai hujan.Berbahan kuat nir mudah robek, tapi tetap lentur, tidak tembus atau rembes air, memiliki sifat pemukaan bahan seperti daun talas akan semakin baik. Amati bagian pada jas hujan tidak lengket dengan kulit atau baju yang kita pakai dan tidak berbau bahan tertentu.Sesuaikan menggunakan ukuran tubuh dan ukuran ringkas ketika terlipat supaya gampang menyimpan.Pilih jas hujan yang menyediakan saku bermanfaat memudahkan menyimpan sesuatu dan mengakses barang bawaan saat berhenti sejenak waktu hujan sangat deras.Dianjurkan memakai contoh pelatihan. Bagian atas berbentuk kemeja menggunakan krah tinggi dan dilengkapi penutup kepala yg menyatu, bagian bawah berupa celana panjang. Model ini dipilih karena mendukung keleluasaan bagian tubuh berkiprah bermanuver selama mengendarai kendaraan, dan melindungi hampir seluruh tubuh menurut air.Perhatikan teknik sambungan antar bagian yang wajibbisa mencegah air rembes. Memiliki resleting dengan tambahan bahan dalam bagian luar yg bisa menolak air rembes masuk.Terdapat ventilasi yg didesain khusus buat aliran dengan udara luar tapi air tidak bisa masukUpayakan masih ada lapisan atau kerutan yang berada didalam lengan buat mencegah air menurut arah stang atau arah depan mengalir memasuki tubuh melalui lengan.

“Berkendara ketika hujan maupun tidak, ada satu hal primer yg nir boleh dilupakan, yaitu permanen #Cari_Aman ketika berkendara, hati-hati di jalan!” tutup Oke. (ZP/04)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *