Pemotor, Ini Tips Memilih Jas Hujan Yg Aman & Nyaman

By | January 28, 2022

Pengendara sepeda motor melintas saat hujan turun di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur (13/11).Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Masih pada bulan dan musim hujan yg relatif lebat di sejumlah wilayah di Indonesia, tentunya menciptakan pengendara motor harus mempersiapkan kelengkapan mengendarai kendaraan lebih.

Salah satunya adalah jas hujan, namun pemilihan jas hujan ternyata nir mampu asal-asalan & dari lantaran menyangkut soal keamanan dan ketenangan.

Lalu bagaimana cara menentukan jas hujan agar pemotor tetap kondusif & nyaman selama bepergian?

Ketua Bidang Road Safety & Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Victor Assani membeberkan tipsnya untuk kalian, nih.Harga jas hujan plastik yang dijual pada tempat Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Hal pertama yg disampaikan sang Victor merupakan pemilihan model jas hujan yg akan dibeli atau dikenakan, jangan memakai model ponco atau satu setelan lantaran dievaluasi tidak maksimalmelindungi menurut hujan serta membahayakan.

“Yang pertama, ya jangan pakai jas hujan model ponco lantaran faktor berkibar-kibar, terus kita jika gunakan itu ya tetap aja basah jua & kadang-kadang jas hujan ponco jua digunakan berboncengan, nah itu kan jadi engga maksimaldan membahayakan,” ujarnya kepada kumparanOTO (21/1).

Victor mengatakan, jas hujan buat pengendara motor yang sudah paling sempurna adalah contoh dua potong atau dua bagian buat tubuh bagian atas dan bagian bawah.

“Kita menganjurkan buat gunakan seperti itu, syarat hujan kan tidak aman, berdasarkan kita jangan semakin menambah ketidakamanan, jas hujan harus melekat dengan sempurna akan tetapi jangan terlalu ketat banget,” istilah Victor.Pengendara sepeda motor melintasi Jalan Rahadi Oesman yang basah sehabis hujan turun, pada Pontianak. Foto: ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang

Selanjutnya, perlu diperhatikan aspek ketenangan pula, contohnya pemilihan berukuran jas hujan yg nir terlalu sempit atau nir terlalu longgar.

“Kedua faktor ketenangan, dalam arti memilih ukuran tidak terlalu kegedean & tidak terlalu kekecilan, pasti kan itu lebih nyaman di badan ya,” tukasnya.

Menurutnya bila jas hujan itu terlalu sempit atau terlalu longgar dapat menghipnotis pengendalian waktu sedang berkendara. Selain soal ukuran, pemilihan bahan jas hujan wajibjadi pertimbangan sebelum membeli jas hujan.

“Selanjutnya pemilihan bahan, jadi bahan itu mampu pada arti kualitas bahan itu sendiri, jangan memilih jas hujan yang mudah sobek, kan kadang kita nyari-nyari mudah akan tetapi kualitas bahannya tidak baik, lagi-lagi akan membuat tidak nyaman,” sambung Victor.Foto kombo pengendara motor mengenakan berbagai jenis jas hujan saat berkendaraan melintasi guyuran hujan. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Victor menyarankan soal pemilihan bahan yang mengagumkan supaya nantinya nir bermasalah saat benar-sahih digunakan mengendarai kendaraan dalam syarat hujan.

“Soal bahan pastikan dia pula kedap air, engga ada air yang rembes atau sedikit demi sedikit masuk ke bagian dalam, jadi jikalau contohnya jas hujan bahannya mengagumkan kedap air otomatis kan air engga masuk, jadi paling risiko pada kita itu ya keringatan lantaran memang tidak terdapat sirkulasi udara, akan tetapi itu lebih baik, menunjukan kualitas jas hujannya bagus, saya pikir lebih baik kita keringatan ketimbang kedinginan waktu hujan,” imbuhnya.

Lebih mengagumkan jika jas hujan yg dipilih atau dibeli mempunyai fitur seperti pengunci atau penutup bagian-bagian yang cenderung terbuka misalnya pada area leher, pergelangan tangan dan kaki demi mencegah masuknya air ke pada.Ilustrasi penggunaan model jas hujan yang kurang sempurna. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

“Ujung-ujung lobang yg buat pada tangan atau kaki, itu sebaiknya cari yg elastis jadi kedap atau ketat, itu buat meminimalisir kemungkinan air masuk ke pada,” pungkas Victor.

Selain pemilihan bahan, Victor pula menekankan soal detail kelengkapan yg dimiliki dalam jas hujan tersebut, contohnya warna yang cerah lengkap menggunakan reflektor menjadi penanda untuk pengendara lainnya.

“Jas hujan yang mengagumkan umumnya juga dilengkapi menggunakan scotlite atau reflector, memang kan telah didesain buat mudah dipandang,” tutup Victor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *