Jangan Berasal Tebal, Ini 6 Cara Menentukan Jas Hujan Yg Nyaman

By | January 28, 2022

3 mnt membaca Oleh CekAja pada February 29, 2020

Musim hujan belum pula berlalu. Bagi engkauyg sehari-hari ke kantor, kampus dan loka-loka lain menggunakan sepeda motor, tentu harus menyimpan jas hujan pada jok motor supaya kegiatan tak terganggu.

Namun, jangan berasal menentukan jas berbahan tebal lantaran beranggapan yang tebal niscaya anti air. Kamu juga wajibmemperhatikan faktor kenyamanan, kepraktisan, hingga keamanan dalam mengendarai kendaraan.

Simak nih, 6 cara menentukan jas hujan yg nyaman tetapi permanen anti air:Bahan nyaman tidak gerah

Jas hujan berbahan parasut atau plastik poly digunakan oleh pabrikan untuk menciptakan jas hujan di masa lalu.

Masih minimnya cara lainbahan yg bisa dipakai buat membuat jas hujan, menciptakan pengguna jas hujan berbahan parasut atau plastik harus rela tubuhnya keringetan karena sifat bahan yg panas.

Tidak sporadis, begitu sampai ke tempat tujuan, sandang yang kamu kenakan di pulang jas hujan sudah lepek keringat.

Kamu bisa melirik jas hujan yang diproduksi oleh pabrik penghasil peralatan mendaki gunung. Biasanya, jas hujan buat mendaki gunung berbahan kedap air namun tetap breathable  sebagai akibatnya engkautidak akan merasa pengap mengenakannya.

Selain itu, bahan jas hujan buat mendaki gunung sangat ringan & sanggup dilipat sampai sekecil mungkin, sebagai akibatnya praktis disimpan di pada tas atau jok motor.Ukuran sinkron kebutuhan

Setelah menentukan bahan, pastikan ukuran jas hujan pas dengan tubuh kamu karena ukuran yang terlalu besarbisa membahayakan saat mengendarai kendaraan. Atau bila engkaupula mau mengamankan tas menurut guyuran hujan, pilih berukuran yang sedikit lebih besarsupaya tas permanen sanggup kamu gendong pada belakang punggung.Model setelan lebih aman ketimbang ponco

Sebisa mungkin, hindari membeli jas hujan tipe ponco. Sebab, engkauakan berhadapan menggunakan risiko ujung jas hujan tersangkut di bagian jeruji sepeda motor ketika melaju.

(Baca juga: lima Tips Mengeringkan Helm Biar Gak Bau Apek Kehujanan)

Jas hujan contoh ‘jubah’ ini pun kerap berkibar ke belakang yang bisa menghalangi pandangan pengendara lain di belakang.

Jadi pilihlah model jas hujan setelan yg sesuai menggunakan berukuran tubuh kamu.Ritsleting kuningan atau tembaga

Bahan zipper alias ritsleting juga perlu diperhatikan jikalau engkauingin mempunyai jas hujan yg berumur panjang. Biasanya, jas hujan menggunakan ritsleting berbahan kuningan atau tembaga lebih awet dibandingkan yang berbahan plastik. Sementara yg berbahan dasar besi rentan berkarat.Sambungan press bukan jahitan

Perhatikan pula buat memilih jas hujan yang antar bagiannya disambung menggunakan teknik press, bukan yg dijahit. Pasalnya, jas hujan yang dijahit menciptakan air mudah menyelinap masuk. Sementara yang disambung menggunakan teknik press hanya mempunyai sedikit celah atau pori-pori.

Kalaupun kamu terpaksa membeli jas hujan yg dijahit, pastikan dibagian pada jahitan tersebut dilengkapi menggunakan karet pelindung jahitan agar air tidak gampang tembus ke pada.Pilih rona ngejreng!

Namanya jua hujan, niscaya bisa mengganggu jarak pandang pengendara sepeda motor atau pengemudi kendaraan beroda empat lain di jalanan. Oleh karena itu, jangan membeli jas hujan yg berwarna gelap.

Pilihlah rona-warna ngejreng seperti oranye, hijau tosca, atau merah, sehingga orang lain lebih waspada melihat pergerakan engkaupada atas sepeda motor pada tengah guyuran hujan lebat.

Kamu jua sanggup memilih jas hujan yang dilengkapi dengan garis reflektor pada belakang & depan. Reflektor ini sanggup memantulkan kembali cahaya yg diterima jas hujan sehingga akan menciptakan kamu lebih kondusif mengendarai kendaraan pada jalan.Cara membersihkan, melipat, dan menyimpan jas hujan

Setelah mengetahui tips memilih jas hujan, perhatikan pula cara membersihkan, menyimpan, dan melipatnya supaya panjang umur. Berikut adalah tipsnya:Keringkan dengan diangin-angin

Jangan jemur jas hujan yang basah pada bawah terik mentaripribadi, lantaran akan merusak bahan. Cukup diangin-anginkan saja.Lap dengan kanebo

Kalau engkautidak punya waktu menunggunya kemarau diangin-angin, gunakan lap kanebo atau microfiber buat mengeringkan jas hujan lebih cepat.

(Baca pula: Musim Hujan, Saatnya Memilih Asuransi Banjir yang Tepat)

Jika saat mengelap ditemukan noda yang membandel, gunakan air hangat buat membilasnya. Tidak perlu menggunakan deterjen yang bisa merusak lapisan anti air bahan jas hujan.Lipat jas hujan mengikuti lipatan pabrik

Lipat jas hujan mengikuti lekuk lipatan bawaan pabrik. Jangan melipatnya terlalu minilantaran sanggup Mengganggu ritsleting & karet pelindung jahitan.Simpan di tas, jangan pada bawah jok motor

Menyimpan jas hujan di bawah jok motor memang mudah. Tetapi, perlu diingat bahwa bagasi motor yang panas bisa merusak bahan jas hujan. Tidak ada salahnya sesekali menyimpannya di tas yang engkaugunakan beraktivitas.

Di tengah syarat cuaca yg tidak menentu misalnya kiniini, siap sedia jas sebelum hujan merupakan langkah yg sempurna buat menghindari diri terserang penyakit.

Alangkah lebih baiknya lagi jika kamu memiliki iuran pertanggungan kesehatan, sebagai akibatnya kamu tidak perlu risi dalam melakukan kegiatan harian di tengah guyuran hujan. Pilih, ajukan, & miliki asuransi kesehatan terbaik sesuai kebutuhan engkaulewat CekAja.com.Lebih misalnya iniTentang kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *